In Indonesia we said :
Aku jatuh hati padamu
But in sastra :
Hati ini selalu menyebut namamu, mengenang wajahmu, menyimpan suaramu dalam benakku.
Kala rembulan di pagi hari, hari hariku lebih indah ketika memikirkan mu. Detak jantung ku berdegup kencang, menggiringi rasa cinta yang mulai tumbuh perlahan.
Kau berenang indah dalam memori otak, menyimpan semua keindahan yang kau miliki. Bagaikan seribu bintang di langit gelap, kau adalah salah satu cahaya bintang yang datang untuk menyinariku.